ARTIKEL Pengaruh pencemaran lingkungan terhadap Kesehatan Siswa-siswi SMK Pelita IV
Pengaruh pencemaran lingkungan Terhadap Kesehatan
siswa-siswi SMK Pelita IV
Caitlin putri bun
Sekolah Pelita IV, Jl. Duri Utara No.22, RT.2/RW.6,
Duri Utara, Kec. Tambora, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
11270 caitlinputrib@Gmail.com
ABSTRACT
Environmental pollution at the SMK Pelita iv school
can damage the health of SMK Pelita iv student,thereby exceeding the
environmental Quality standars that have been set and teaching them to reduce
environmental pollution. The way to prevent environmental pollution at SMK is
by planting trees,using recycled wasted because by doing all that we can reduce
environmental pollution. This research uses the Joint Observation method with
students. The research carried out is a two-way communication method, because
the data needed from the object in this research is data that is expressed in
table form and is true or false.
Keywords: garbage,air pollution.cleanliness
Abstrak
Pencemaran lingkungan di sekolah SMK Pelita IV dapat
mengganggu kesehatan siswa SMK Pelita IV sehingga melebihi baku mutu lingkungan
yang telah ditetapkan dan mengajarkan mereka untuk mengurangi pencemaran
lingkungan. Cara pencegahan pencemaran lingkungan di SMK adalah dengan
melakukan penanaman pohon, memanfaatkan sampah yang didaur ulang karena dengan
melakukan semua itu kita dapat mengurangi pencemaran lingkungan.
Penelitian ini menggunakan metode Obervasi Bersama siswa-siswi. Penelitian yang
dilakukan merupakan metode berkomunikasi dua arah, karena data yang dibutuhkan
dari objek dalam penelitian ini merupakan data-data yang dinyatakan dalam
bentuk table dan melakukan benar atau salah
Kata Kunci: sampah, polusi udara, kebersihan
PENDAHULUAN
Sampah adalah sesuatu yang tidak digunakan, tidak
dipake, tidak disenangi atau seseuatu yang dibuang yang berasal dari kegiatan
manusia dan tidak terjadi dengan sendirinya (Candra, 2006). Undang-Undang
Penngelolaan Sampah Nomor 18 Tahun 2008 menyatakan sampah adalah sisa kegiatan
sehari-hari manusia atau dari proses alam yang berbentuk padat. Keadaan yang
ada di Indonesia sampah banyak dijumpai di jalan- jalan, fasilitas
umum,sekolahan, bahkan banyak juga terdapat di Sungai,kali,pulau dan danau.
Sampah di Indonesia merupakan masalah yang sangat serius dan juga menjadi
masalah sosial, ekonomi dan budaya
Pencemaran lingkungan yang semakin meningkat
disebabkan oleh berbagai hal,seperti bertambahnya populasi manusia yang
mengakibatkan meningkatnya jumlah sampah yang dibuang. Hal ini diperburuk
dengan kurang memadainya tempat dan lokasi pembuangan sampah, kurangnya
kesadaran dan kemaunya siswa/siswi smk pelita iv dalam mengelola dan membuang
sampah, serta keangganan siswa/siswi smk pelita iv memanfaatkan Kembali sampah,
karena sampah dianggap sebagai sesuatu yang kotor dan harus dibuang.
Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan di
atas, penelitih tertarik untuk meneliti “Pengaruh pencemaran lingkungan
terhadap Kesehatan siswa-siswi SMK Pelita iv”
METODE PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan metode Obervasi Bersama
siswa-siswi. Penelitian yang dilakukan merupakan metode berkomunikasi dua arah,
karena data yang dibutuhkan dari objek dalam penelitian ini merupakan data-data
yang dinyatakan dalam bentuk table dan melakukan benar atau salah
HASIL PENELITIAN
Penelitian ini merupakan jenis metode penelitian obervasi yang telah dilaksanakan di SMK Pelita iv. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 5 murid SMK Pelita iv. Instrument data yang digunakan berupa tes secara subjektif dalam bentuk penugasan yaitu menulis teks deskripsi sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan yang digunakan dalam penelitian. Setelah terkumpulnya data dari lapangan, maka Langkah selanjutnya adalah menganalisis data. Hasil data yang diperoleh dari hasil penugasan Pretest dan postest yaitu data penelitian yang digunakan sebelum dan sesudah menggunakan Pengaruh pencemaran lingkungan terhadap Kesehatan siswa-siswi SMK Pelita iv
Tabel 1. Sekolah
Smk Pelita iv
|
No |
Keterangan |
Nama-nama
smk pelita iv |
Persen % |
|
1 |
Pencemaran Udara |
Steven,Marcel |
25,5% |
|
2 |
Pencemaran air |
Angelim,lucine,angelica |
10,0% |
|
3 |
Pencemaran Tanah |
Marisaa,Jesslyn,yunike |
15,8% |
|
|
Total |
51,3% |
|
Data yang diperoleh dalam pencemaran lingkungan dengan
menggunakan 8 siswa -siswi dan ini hasil
penelitian dari table diatas pencemaran lingkungan Kesehatan Siswa-siswi pelita
iv sangat tinggi yaitu sejumlah 51,3% untuk tiga pencemaran lingkungan dalam
satu sekolah
Berdasarkan data yang diperoleh yang disajikan dalam
table tersebut diperoleh dibagi jumlah keseluruhan nilai persen terendah
pencemaran Air 10,0% dan persen tertinggi pencemaran Udara 25,5% yang terdaftar
dalam table yang diatas
PEMBAHASAN
Pencemaran
lingkungan terus meningkat setiap tahunnya, karena kebutuhan masyarakat juga
terus meningkat. Penggunaan plastik merupakan salah satu kebutuhan penting
dalam kehidupan sehari-hari dan plastik juga merupakan salah satu yang sangat
berpengaruh terhadap terjadinya pencemaran lingkungan. Plastik merupakan suatu
senyawa kimia yang tidak bisa diurai oleh mikroba.
Pengaruh
yang dihasilkan oleh plastik terhadap lingkungan cukup besar, seperti pengaruh
terhadap kualitas tanah dan pencemaran udara karena emisi karbon yang
dihasilkan dari pembakaran plastik. Konsumsi plastik di Indonesia diperkirakan
telah mencapai 10 kg perkapita pertahun, dapat diprediksi bahwa sebesar itulah
limbah yang dihasilkan. Limbah plastik merupakan limbah non-organik yang
membutuhkan waktu yang sangat lama agar dapat terurai di dalam tanah. Hal ini
dapat menimbulkan permasalahan lingkungan seperti pencemaran air dalam tanah
dan menjadi racun bagi organisme.
Plastik
yang umum digunakan adalah plastik sintesis yang berasal dari minyak bumi.
Selain tidak bisa terurai dalam tanah, plastik ini juga tidak bisa dibakar
karena akan menghasilkan emisi karbon yang banyak dan dapat mencemari udara.
Permasalahan ini menuntut solusi untuk menghasilkan plastik dari sumber lain
yang ramah lingkungan. Salah satu solusinya yaitu pembuatan bioplastik atau
plastik biodegradable. Bioplastik memiliki keunggulan seperti lebih aman
digunakan sebagai kemasan makanan, mudah terurai karena menggunakan bahan alami
dan menghasilkan lebih sedikit emisi karbon. Singkong atau ubi kayu (Manihot
esculenta Crantz) merupakan salah satu sumber karbohidrat lokal Indonesia yang
menduduki urutan ketiga terbesar setelah padi dan jagung.
Pati singkong segar mempunyai komposisi
kimiawi terdiri dari kadar air sekitar 13,17%, karbohidrat 81,74%, kadar
protein 4%, kadar lemak 0,76% dan kadar abu 0,33%, karenanya merupakan sumber
karbohidrat dan serat makanan, namun sedikit kandungan zat gizi seperti protein
KESIMPULAN DAN SARAN
Pencemaran lingkungan terhadap Kesehatan sangat
meningkat di SMK Pelita IV setiap tahunnya dari 2009 tentang perlindungan hidup
menjelaskan bahwa pencemaran lingkungan hidup terjadi Ketika mahluk
hidup,zat,energi,dan/atau komponen lain dimasukan ke dalam Lingkungan Hidup
oleh kegiatan manusia,sehingga melampaui standar baku mutu lingkungan hidup
yang telah ditetapkan
Pencemaran
lingkunan banyak beberapa jenis yaitu pencemaran udara,pencemaran
air,pencemaran Radiasi,pencemara suara,pencemaran Tanah. Pencemaran yang sangat
tinggi yaitu pencemaran udara dikarenakan udara yang kita hirup dapat tercampur
dengan debu, karbon dioksida dalam jumlah besar,dan sekarang banyak sekali
sampah yang dibakar yang menyebabkan polusi yang terjadi oleh asap sampah yang
dibakar.
Dan
banyak sekali asap yang dibuat manusia dengan senggajaan atau di tidak sengaja
Salah satu asap yang dibuat oleh anak-anak muda pada
jaman kini yaitu dengan melakukan merokok yang dapat merusak diri atau polusi
di SMK Pelita IV. Indonesia termasuk pencemaran lingkungan yang sangat tinggi
yaitu peringkat 17 sebagai negara, polusi yang ada Indonesia dengan menyumbang
15-30%.
SARAN
Dengan cara mengurangi penyembaran pencemaran
lingkungan yang dilakukan dengan sengaja atau tidak sengaja, dan menanam
pohon-pohon yang hijau agar pohon tersebut mengurangi polusi
motor,rokok,pembakaran sampah. Untuk keseahatan siswa-siswi Smk pelita iv dan
siswa-siswi dapat menghirup udara yang bagus dan layak
Siswa-siswi
melakukan berhentian merokok karena Merokok bisa membuat anak-anak muda
merasakan infeksi paru-paru,pengangguan penafasan dan lebih buruk nya dapat
berujung kematian. Cara menghentikan rokok pada siswi-siswa mengajar cara
bergaul dengan teman,dan mengantikan dengan belajar dengan giat di sekolahnya
Dan
melalukan sampah daur ulang untuk mengurangi asap sampah yang dapat
membahayakan penafasan bagi siswa-siswi SMK Pelita dan mengurangi buang
sembarangnya yang memiju banjir dan pencemaran air akan bertambah karena banjir
sampah, banjir ini bisa menyebabkan gatel-gatel karena air banjir tersebut
sudah tercampur dengan kotoran-kotoran.
PENUTUPAN
Dari penelitan pencemaran lingkungan terhadap
siswa-siswi Smk pelita IV, kita dapat ketahui bahwa pencemaran lingkungan Di
sekolah Smk pelita Iv sangat tinggi dan bisa menyebab penyakit yang tidak di
inginkan dan disini kita belajar cara untuk mengurangi pencemaran lingkungan
dan cara mengurangi pencemaran lingkungan yang ada saat ini.
Terutama saya
ingin mengucapkan mohon maaf jika ada kata-kata yang tidak berkesan dan saya
ingin mengucapkan terima kasih bahwa artikel ini dapat dibaca.
DAFTAR PUSTAKA
Baroroh, K. 2011. Upaya Meningkatkan Nilai-Nilai Karakter
Peserta Didik Melalui Penerapan Metode Role Playing. Jurnal Ekonomi dan
Pendidikan, 8 (2): 149-163.
Benninga, J.S., Berkowitz, M.W., Kuehn, P., & Smith, K.
2003. The Relationship of Character Education Implementation and Academic
Achievement in Elementary Schools. Journal of Research in Character Education,
1 (1): 19-32.
Indaryanti, Y. Hartono, & N. Aisyah. 2008. Pengembangan
Modul Pembelajaran Individual dalam Mata Pelajaran Matematika di Kelas XI SMA
Negeri 1 Palembang. Jurnal Pendidikan Matematika, 2 (2): 35-44.
Khanafiyah, S. & D. Yulianti. 2013. Model Problem Based
Instruction pada Perkuliahan Fisika Lingkungan untuk Mengembangkan Sikap
Kepedulian Lingkungan. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 9 (1): 35-42.
Khusniati, M. 2012. Pendidikan Karakter melalui
Pembelajaran IPA. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 1 (2): 204-210.
Listyawati, M. 2012. Pengembangan Perangkat Pembelajaran
IPA Terpadu di SMP. Journal of Innovative Science Education, 1 (1): 61-69.
Mulyasa. 2009. Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Patkur, M. & Wibowo, T.W. 2013. Pengembangan Modul
Pembelajaran AutoCAD untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Siswa Kelas X
TPM di SMKN 1 Sidoarjo. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 1 (3): 86-96.
Komentar
Posting Komentar